( Nur Muhammad Hidayat )
tak masuk logika
alasan kau tuang
untuk yakini aku
menjadi kekasih setia
segala rasa menghampa
tak berelung di jiwa
bahagia yang kuimpikan
hanyalah dusta untuk dirimu saja
dan kini kubasuh luka hati
dengan air mataku ini
perihnya rambati
buluh nadi ku ini
dan kini ku tutup pintu hati
dengan arang kecewa
agar tiada lagi
yang kan lukaiku
tetes air mata
genangi kamarku
masih ada cinta yang ku cerna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar