Blogger Widgets PUISIKU YANG TERPENDAM: Desember 2013

Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 18 Desember 2013

BIDADARI HATI

 ( Nur Muhamad Hidayat )

Aku…
Sungguh tak yakin
Dengan apa yang aku lihat saat ini

Ku anggap itu hanyalah sebuah mimipi
Namun…..
Kenyataan yang berubah
Menjadi sebuah mimpi

Elok wajah mu
Tergambar jelas
Di penglihatanku saat ini

Senyummu…
Bagaikan pelangi
Yang menghiasi
Seluruh semesta alam ini

Namun…
Sungguh ku merana dalam kesedihan
Dirimu ….
Telah memiliki pendamping hidup yang senada dengan mu

Mungkin…
Hanya HAYALAN ORANG GILA semata
Jika diri ini bisa memiliki
Seluruh cinta kasihmu

Namun bagiku
Kau bagaikan bidadari duniaku
Yang selalu menenangkan
Seluruh kegundahan yang selalu merana dalam kesedihan

Cukup dengan mengagumimu saja
Hati ini sudah puas tiada tara
Mungkin diriku hanya bisa mengagumi dirimu

Tanpa harus ada rasa memiliki darimu
Karena aku tak sebanding dengan mu.


GUNDAHKU PADAMU


 ( Nur Muhamad Hidayat )

Gerimis merintik
Yang seakan-akan
Mengundang panyubur alam
Untuk mamanggil hujan turun lebat

Begitupun hati ini
Sedikit demi sedikit
Ku mulai bias memahami
Ketulusan cinta ini

Prahara hati ini
Lambat laun
Mengundang rasa penuh curiga

Teganya…
Kau semai cinta dengan yang lain
Namun gundah relungku ini
Ku hapus demi cinta suci

Kadang hati ini kesal padamu
Yang tak pernah mengerti
Tentang prahara hati
Yang sedang menyelimuti hati ini

Namun semua itu
Akan kubuat
Menjadi penyelaras asmara

Memang banyak cinta
Yang mulai untuk merasuh
Dalam hati ini

Tapi semua itu
Kuanggap sebagai gurauan
Karena cintaku  ini
Cinta hidup sematiku dengan mu.