Blogger Widgets PUISIKU YANG TERPENDAM: GUNDAHKU PADAMU

Wikipedia

Hasil penelusuran

Rabu, 18 Desember 2013

GUNDAHKU PADAMU


 ( Nur Muhamad Hidayat )

Gerimis merintik
Yang seakan-akan
Mengundang panyubur alam
Untuk mamanggil hujan turun lebat

Begitupun hati ini
Sedikit demi sedikit
Ku mulai bias memahami
Ketulusan cinta ini

Prahara hati ini
Lambat laun
Mengundang rasa penuh curiga

Teganya…
Kau semai cinta dengan yang lain
Namun gundah relungku ini
Ku hapus demi cinta suci

Kadang hati ini kesal padamu
Yang tak pernah mengerti
Tentang prahara hati
Yang sedang menyelimuti hati ini

Namun semua itu
Akan kubuat
Menjadi penyelaras asmara

Memang banyak cinta
Yang mulai untuk merasuh
Dalam hati ini

Tapi semua itu
Kuanggap sebagai gurauan
Karena cintaku  ini
Cinta hidup sematiku dengan mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar